Selasa, 29 Agustus 2017

Biografi Sang Jerry Yang Pendiri Yahoo!

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Jerry
Biografi Sang Jerry Yang Pendiri Yahoo! - Jerry Yang adalah usahawan Amerika Taiwan yang mendirikan Yahoo! Inc. bersama dengan David Filo, serta Ketua Pegawai Eksekutif untuk serikat tersebut. Ia juga merupakan salah satu dari dua Ketua Yahoo! dan pengarah lembaga syarikat. Pada tahun 2007, kekayaannya diperkirakan bernilai 2,2 juta dolar AS ditempatkan sebagai orang yang ke-432 terkaya di dunia, menurut majalah Forbes. Jerry dilahirkan pada tahun 1968 di Taipei, Taiwan, dengan nama Yang Chih Yuan. Pada umur 10 tahun, ia “hanyalah” seorang imigran dari Taiwan. Bersama ibu dan adiknya, mereka hijrah dan menetap di San Jose, California, Amerika Serikat. Ayahnya sudah meninggal pada saat ia baru berumur dua tahun. Saat dia pertama masuk sekolah di San Jose, dia hanya memiliki satu kosakata bahasa Inggris, shoe (sepatu). Ketika menginjak dewasa, Yang kuliah di Stanford Universiry pada tahun 1990, dan mendapatkan gelar sarjana muda dan master dalam waktu 4 tahun.

Pada akhir tahun 1993, Jerry melanjutkan pendidikan program Ph.D. di Electrical Engineering Stanford University. Di sana, Jerry Yang berkenalan dengan teman sekampusnya David Filo. Lewat pertemanan bersama David Filo, Jerry Yang mulai menyukai kegiatan surfing di internet, hingga menghabiskan waktunya berjam-jam berada di depan komputer. Akibatnya, aktivitas belajar mereka terbengkalai.

Pada saat melakukan kegiatan surfing, mereka sering kesulitan mencari sesuatu yang mereka butuhkan di dunia maya ini. Maka pada bulan Februari 1994, mereka mulai rajin mengumpulkan link-link dengan membuat indeks atas situs-situs web favoritnya. Kegiatan ini mereka lakukan di trailer di kampus Stanford University. Dalam waktu singkat, mereka telah lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat link-link situs favorit dari pada membuat desertasi program doktor yang tengah mereka tempuh.

Akhirnya, list berupa link dari situs yang telah mereka temukan yang mereka buat telah menjadi terlalu panjang dan terlalu banyak, sehingga mereka membaginya menjadi kategori-ketegori. Saat kategori-kategori itu pun tidak memenuhi, dibuat juga sub-subkategori. Itulah awal mula lahirnya konsep dari pembuatan Yahoo!.

Pada saat pertama kali dibuat, mereka memberi nama situsnya Jerry`s Guide to the World Wide Web, tetapi nama tersebut terlalu panjang untuk nama sebuah situs. Kemudian setelah mencari nama yang dianggap bagus di dalam direktori yang mereka buat, mereka memutuskan untuk menggunakan nama Yahoo, yang merupakan singkatan dari yet another hierarchical oficious oracle. Tujuan awal dari pembuatan situs itu adalah sebagai alat untuk mencari sesuatu di internet atau search engine.

Pada awalnya, mereka menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Namun, ternyata mereka kemudian menyadari bahwa indeks situs yang mereka susun dapat digunakan oleh orang lain sebagai titik pijak pertama menyusur situs web. Pengunjung situs ini pun makin banyak dan mendapat sambutan luar biasa oleh pengguna Internet. Mengetahui banyak orang yang mengakses Yahoo!, maka jadilah mereka membuatnya menjadi database yang teratur dan mengembangkan semacam software mesin pencari untuk menjalankannya.

Karena belum ada modal, mereka memanfaatkan komputer-komputer milik universitas untuk kegiatan ini. Data disimpan di komputer Jerry Yang yang mempunyai nickname “Akebono”. Sedang mesin pencari ditempatkan di komputer David Filo yang ber-nickname “Konishiki”. Kedua nickname tersebut diambil dari nama-nama pegulat terkenal Hawaii pujaan mereka.

Pada musim gugur tahun 1994, situs mereka mulai mendapatkan rekor hit sebanyak 1 juta pengunjung per hari. Itulah yang membuat infrastruktur jaringan komputer di universitas terbebani traffic yang besar. Tak heran jika para pejabat universitas meminta keduanya untuk menyewa server (hosting) di luar untuk menjalankan “bisnis” mereka itu, agar lebih leluasa lagi.

Kini, Yahoo! telah menjadi perusahaan dunia yang bergerak di bidang komunikasi, komersial, dan media berbasis internet. Setiap bulannya ada 232 juta pengguna Internet di seluruh dunia yang menggunakan jasa pelayanan Yahoo!, mulai dari mesin pencari, portal, e-mail gratis, bisnis online, sampai pembuatan dan penyewaan tempat situs. Jaringan Yahoo! yang berkantor pusat di Sunnyvale, California, AS ini sudah berdiri di 25 lokasi yang tersebar di benua Eropa, Asia, Amerika Latin, Australia, Kanada, dan tentu saja Amerika Serikat. Hasilnya keuntungan besar pun dihasilkan oleh Jerry Yang bersama Yahoo! Yang menjadikan seorang imigran Taiwan tersebut menjadi seorang miliarder.

Di bisnis search engine, yahoo masih kalah populer dengan Google yang dikembangkan oleh Sergey Brin dan Larry Page. Google saat ini masih menduduki puncak bisnis search engine dan layanan internet dunia.

Menurut Fortune.com, kekayaan pria dengan nama asli Yang Chih-Yuan ini pada tahun 2000 sekitar 5,85 miliar dolar AS. Rumah tinggalnya dibeli seharga 1,9 juta dolar AS, terletak di Los Altos, kawasan barat San Jose dengan lima kamar tidur dan pemandangan ke arah Teluk San Fransisco. Meski demikian, ia tak lupa pada almamaternya. Bersama David Filo, ia menyumbang 2 juta dolar AS untuk almamaternya tersebut.

Yahoo sempat akan membeli Facebook yang saat itu masih baru dikembangkan oleh Mark Zuckerberg. Namun transaksi gagal dan saat ini Facebook telah melampaui keberhasilan Yahoo sendiri.

Senin, 28 Agustus 2017

Biografi Seorang Najwa Shihab

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Biografi Seorang Najwa Shihab
Biografi Seorang Najwa Shihab - Najwa Shihab adalah salah satu wartawan atau reporter populer Metro TV yang kemudian menjadi presenter atau pembawa acara Metro TV. Najwa lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 September 1977. Acara yang dipandu oleh Najwa antara lain menjadi anchor program berita prime time Metro Hari Ini dan program talk show Today’s Dialogue. Najwa adalah puteri kedua Quraisy Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat. Najwa Shihab sendiri akrab dengan panggilan Nana.
Najwa Shihab

Biografi Najwa Shihab

Najwa adalah alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000. Semasa SMA ia terpilih mengikuti program AFS, yang di Indonesia program ini dilaksanakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya, selama satu tahun di Amerika Serikat. Merintis karier di RCTI, tahun 2001 ia memilih bergabung dengan Metro TV karena stasiun TV itu dinilai lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Penghargaan yang diraih Najwa Shihab

Pada tahun 2005, ia memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk lapora-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Najwa tiba di Aceh pada hari-hari pertama bencana, menjadi saksi mata kedahsyatan musibah itu, berada di tengah tumpukan mayat yang belum terurus, dan menjadi saksi pula betapa pemerintah tidak siap menghadapinya. Tak heran beberapa laporan live-nya amat emosional. Meski demikian ia tidak kehilangan daya kritis dan ketajamannya, kendati orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas penanganan pasca-bencana adalah Alwi Shihab, Menko Kesra waktu itu, yang tak lain adalah pamannya. Pakar komunikasi UI, Effendi Ghazali yang terkesan dengan laporan-laporannya, menyebut fenomena itu sebagai Shihab vs. Shihab.

Tahun 2006 ia terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards. Pada tahun yang sama, bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme Najwa tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga manca negara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan bulan November 2007 di Singapura. Jika pada Panasonic Awards pemenang dipilih dari jumlah sms terbanyak, maka penentuan pemenang pada Asian TV Awards dilakukan oleh panel juri yang beranggotakan TV broadcaster senior dari berbagai negara di Asia.

Salah satu acara yang dipandu Najwa Shihab dan cukup membekas di benak publik, adalah debat kandidat Gubernur DKI Jakarta. Debat yang mempertemukan pasangan Fauzi Bowo-Priyanto dan Adang Daradjatun-Dani Anwar itu diselenggarakan oleh KPUD DKI Jakarta, disiarkan secara langsung oleh Metro TV dan Jak TV. Najwa terpilih sebagai pemandu debat menyisihkan sejumlah pembawa acara yang diseleksi KPUD DKI Jakarta.

Kendati telah memutuskan untuk total di dunia jurnalistik dan TV broadcast, Najwa terus menerus berupaya memperkuat dan memperkaya wawasan keilmuannya. Awal 2008 mendatang dia akan terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards. Ia akan mendalami hukum media.

Tahun 2010, kembali Najwa Shihab masuk sebagai nominasi Presenter Berita Terbaik Panasonic Awards. Walaupun pada akhirnya Putra Nababan lah sebagai pemenangnya.

Tokoh yang pernah diwawancarai Najwa Shihab

Najwa termasuk wartawan yang pertama mewawancarai Presiden SBY, tidak lama setelah pelantikan. Hampir semua tokoh politk nasional pernah ia wawancarai. Tokoh manca negara yang pernah ia wawancarai, antara lain adalah mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Najwa Shihab Raih Young Global Leader Award

Presenter Najwa Shihab dari MetroTV meraih penghargaan Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) yang berkedudukan di Geneva, Swiss.

Penghargaan YGL diberikan WEF setiap tahun terhadap para profesional muda berusia di bawah 40 tahun dari seluruh dunia.

Ribuan kandidat diseleksi secara ketat oleh sebuah Komite Seleksi yang diketuai Ratu Rania Al Abdullah dari Yordania. Najwa Shihab terlilih sebagai YGL 2011 setelah Komite Seleksi melakukan penyaringan yang sangat ketat terhadap ribuan profesional muda di berbagai disiplin ilmu dan profesi, dari seluruh dunia.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Executive Chairman The Forum of Young Global Leaders, Klaus Schwab dan Senior Director Head of The Forum of Young Global Leaders, David Aikman, Najwa Shihab terpilih sebagai YGL 2011 karena pencapaian profesional, komitmen terhadap masyarakat dan kontribusinya yang potensial dalam membentuk masa depan dunia dengan kepemimpinannya yang memberi inspirasi terhadap kaum muda lainnya.

Dengan pencapaian itu, Najwa Shihab diundang untuk menjadi anggota aktif dari The Forum of Young Global Leaders. Forum ini merupakan jaringan profesional muda pilihan dari seluruh dunia yang diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi penyelesaian masalah global. Najwa Shibab bergabung dengan Metro TV sebagai news presenter sejak 2000 dan kini ia menjadi anchor program Mata Najwa.

Najwa Shihab Tak Berkerudung

TAK SULIT menjumpai Najwa Shihab. Hampir saban hari dia muncul di stasiun MetroTV. Selama kariernya di televisi itu, yang paling mengharukan saat Nana, sapaan karibnya, melaporkan kondisi Aceh pasca-Tsunami akhir Desember lalu. Awal mula dia memberi laporan, meski tampak tegar tapi akhirnya tak kuasa menahan linangan air mata. Nana menangis.

Saat bertolak ke Aceh, 27 Desember, Nana berniat menggelar talkshow Today’s Dialog di sana. Nana, yang juga co-produser program itu, sebenarnya telah mempersiapkan talkshow lengkap dengan krunya. Tapi, karena keterbatasan sarana, hari pertama Nana melaporkan hasil liputannya cuma via telepon. Laporan langsung lewat satelit baru bisa dilakukannya hari kedua.

Turun dari pesawat rombongan wakil presiden di Blang Bintang, Banda Aceh, Nana belum merasakan atmosfer kematian. Dia mencium bau anyir darah baru setelah sampai di Lambaro, Aceh Besar. Di daerah inilah dia melaporkan kondisi yang dia lihat. Mayat-mayat berserakan. Orang yang masih hidup pun terlihat bingung. Mereka mencari keluarga dan sanak saudara. Nana mengatakan, belum pernah melihat orang sedemikian putus asa. Saat itulah Nana melakukan reportase diiringi tangisan.

Di sana Nana hanya lima hari. Tanggal 31, bersama rombongan wakil presiden dia kembali ke Jakarta. Pekan pertama setelah peristiwa, dia belum mendengar isu kristenisasi. “Isu kristenisasi setelah saya di sini, waktu saya di sana tidak terdengar. Memang ada Worldhelp yang konon mengajak anak-anak keluar Aceh,” ungkap putri kedua Quraish Shihab itu.

Di sana, kata Nana, banyak sekali isu yang berkembang, karena tak ada komando, tak ada pusat informasi yang jelas. Komunikasi lumpuh. Jadi orang gampang sekali diprovokasi oleh berbagai isu. Menurut dia, kalau memang kristenisasi ada itu sangat tercela. Dalam kondisi darurat orang masih sempat mengurusi agama. “Tapi saya percaya, orang Aceh tidak semudah itu berubah keyakinan, hanya karena diberi bantuan,” ujarnya.

LIPUTAN lima hari itu tak sia-sia. Berkat liputannya itu, pada 2 Februari 2005 lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya memberi penghargaan PWI Jaya Award. Menurut sekretaris PWI Jaya Akhmad Kusaeni, liputan Nana dan presenter teve-teve lain betul-betul telah membuat Indonesia menangis.

Bukan hanya PWI Jakarta yang menganugerahi Nana, pada Hari Pers Nasional (HPN) yang dilangsungkan di Pekanbaru, Riau 9 Februari lalu, Nana meraih penghargaan HPN Award. PWI pusat menilai, Najwa Shihab adalah wartawan pertama yang memberi informasi tragedi tsunami secara intensif.

Pujian untuk Nana pun meluncur dari pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, Effendy Gazali. Dia menyitir judul film drama komedi terkenal Amerika, Kramer Vs Kramer yang dianalogikannya menjadi “Shihab Vs Shihab”.

Shihab pertama adalah Najwa Shihab, kedua Alwi Shihab, yang masih punya hubungan saudara dengan Nana. “Najwa mengkritik penanganan bencana yang dilakukan pemerintah yang diwakili oleh Menko Kesra Alwi Shihab,” kata Effendy Ghazali. Dalam reportasenya, Najwa menyampaikan bahwa bantuan terlambat dan tak terkoordinasi, sementara mayat-mayat bergelimpangan tidak tertangani.

“Shihab Vs Shihab”, kata Effendy, untuk menggambarkan bagaimana Najwa Shihab sebagai wartawan tetap garang dalam menyuarakan kepentingan publik dan korban tsunami di Aceh.

WANITA kelahiran 16 september 1977 ini hidup dalam keluarga religius. Nana kecil, saat di Makasar, sudah masuk TK Al-Quran. Dia masih ingat betul, kalau melakukan kesalahan, sang guru memukulnya dengan kayu kecil. Sekolah Dasar di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990), lalu SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 1990-1993. Aktivitas sampai SMU, dipimpin ibunya, Nana dengan lima orang saudaranya sejak magrib harus ada di rumah. “Jadi berjamaah magrib, ngaji Al-Quran, lalu ratib Haddad bersama. Itu ritual keluarga sampai saya SMU.” Setelah kuliah, karena banyak kegiatan, Nana baru boleh keluar setelah magrib.
Keluarganya memang sangat memprihatikan faktor pendidikan. “Pendekatan pendidikan di keluarga tidak pernah dengan cara-cara yang otoriter. Saya rasa itu sangat mempengaruhi, bagaimana pola didik orang tua ke anak akan mempengaruhi perilaku,” ujarnya.

Pendidikan, bagi keluarga Shihab, adalah nomor wahid, tidak bisa ditawar-tawar. Dulu waktu kelas dua SMU, Nana dapat kesempatan AFS (America Field Service), program pertukaran pelajar ke Amerika. Sempat keluarga menolak karena harus melepas selama setahun anak cewek yang baru usia 16 tahun tinggal di keluarga asuh. “Sempat terjadi perdebatan keluarga. Waktu itu yang paling mendukung ayah saya. Apa pun untuk pendidikan akan diperbolehkan, dalam usia itu pun beliau sudah memberikan kepercayaan, walaupun di sana dia sudah dibekali agama, mereka percaya shalatnya tidak akan ditinggal. Dan alhamdulillah saya bisa menjaga kepercayaan itu,” cerita Nana.

Quraish Shihab, pakar tafsir itu, bagi Nana, adalah sosok bapak yang santai. “Seneng joke-joke Abu Nawas, ketawa-ketawa,” kisahnya. Jadi beliau, kata Nana, membebaskan pilihan kepada anak-anaknya untuk sekolah ke mana saja.

Tidak hanya persoalan pendidikan, kebebasan juga diberikan oleh sang bapak untuk menentukan pasangan hidupnya. “Bahkan saat saya memutuskan untuk nikah muda, 20 tahun, ayah memberi kepercayaan. Bagi beliau yang penting kuliah selesai.” Menjelang pernikahan, kata Nana, keluarga sempat ragu, tapi karena pengalaman kakak yang nikah saat usia 19 tahun akhirnya diizinkan. Tapi sebelum itu mereka sekeluarga umroh dulu. “Di sana ayah bertanya, ‘udah mantep?’ saya jawab, ‘udah’. Ya sudah diizinkan,” tutur Nana.

KENDATI dalam keluarga religius, soal pakai jilbab tak menjadi keharusan. Menurut Nana, kalau orang pakai jilbab itu bagus, kalau tak berjilbab juga tidak apa-apa. “Saya sih seperti itu dan saya percaya itu.”
Karena memang, kata Nana, alasan ayahnya yang lebih penting adalah terhormat. Karena bukan berarti yang berjilbab tidak terhormat dan yang berjilbab sangat terhormat, karena kan masih banyak interpretasi tentang hal itu. Menurut Nana, yang penting tampil terhormat dan banyak cara untuk terhormat selain dengan jilbab. “Tidak pernah ada keharusan untuk berjilbab,” ucapnya.

Dengan cara berpakaian seperti itu, kata Nana, tak pernah ada yang komplain. “Karena mungkin melihat ayah, kalau ditanya orang pendapatnya membolehkan, membebaskan berjilbab atau tidak. Jadi banyak alasan dari ayah saya. Kalau ada yang komplain, paling pas bercanda. Dan saya selalu bilang: ya insyaallah mudah-mudahan suatu saat. Yang pasti hatinya berjilbab kok.”

Nana kagum pada yang pakai jilbab dan menutup aurat. Dia ingin juga pakai jilbab, mungkin suatu saat. “Sampai saat ini saya tidak merasa ada kewajiban atau beban untuk berjilbab,” katanya, “Karena sejauh saya bisa menjalankan kewajiban saya sebagai muslimah tidak masalah berjilbab atau tidak.”

Meski kini ada rekan reporter yang mengenakan jilbab, Nana tidak terpengaruh. Sampai saat ini, dia merasa apa yang dilakukannya sudah berada pada jalur yang benar. Kalau nanti ada hidayah lebih lanjut, atau kemantapan memakai jilbab, tanpa ragu Nana akan memakainya. “Apa yang dilakukan orang kan bukan berarti kita akan terpengaruh. Kalau sekarang ada yang berjilbab kemudian saya ikut. Menurut saya, rugi kalau berjilbab alasannya itu,” ujarnya.

Istri Orang Terkaya Di Dunia Dengan Sejuta Misi Mulia

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id/2017/08/istri-orang-terkaya-di-dunia-dengan.html
Istri Orang Terkaya Di Dunia
Istri Orang Terkaya Di Dunia Dengan Sejuta Misi Mulia - Menjadi seseorang yang dianugrahi kelebihan dalam hal finansial tentu merupakan suatu hal yang patut untuk disyukuri. Tidak hanya bagi mereka yang memiliki uang serta jabatan tinggi, bahkan untuk apa pun yang kita miliki sudah sepatutnya untuk selalu disyukuri dan berusaha mewujudkan hal positif dari apa yang telah kita miliki.

Bisa dibayangkan, bagaimana jika kita menjadi keluarga yang dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia, hal tersebut inilah dialami oleh seorang wanita bernama Melinda. Siapakah dia? Ia tak lain adalah istri dari pemilik perusahaan teknologi Microsoft, Bill Gates.

Yang luar biasa menarik, ketika sang suami berhasil menumpuk kekayaan dalam jumlah yang luar biasa fantastis, Melinda mengambil peran lain yakni untuk memanfaatkan kekayaan tersebut dalam upaya positif. Langkah yang ditempuh adalah dengan mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama Bill and Melinda Gates Foundation.

Diinisiasi Berdua

Dan salah satu “kran” yang digunakan untuk mengakomodir kegiatan sosial tersebut adalah yayasan yang ia dirikan bersama sang istri, Melinda Gates. Yayasan Bill and Melinda Gates Foundation yang berdiri sejak tahun 2000 tersebut, saat ini lebih banyak diurusi oleh sang istri.

Oleh karena itu jika ditilik dari sisi kesibukan, sebenarnya Melinda Gates juga termasuk memiliki kesibukan yang sangat padat. Tidak hanya jalankan peran sebagai seorang istri dan ibu dari 3 orang anak, iya juga aktif menjalankan beragam kegiatan yang berhubungan dengan yayasan sosial.

Kegiatan Pengumpulan Data

Mengenai pencapaian yang sudah berhasil ditorehkan yayasan sosial milik keluarga Gates tersebut, dalam beberapa tahun terakhir sudah mampu menolong banyak sekali masyarakat terutama di daerah terpencil untuk mengurangi angka kematian anak usia balita. Selain itu, masalah lain yang juga menjadi prioritas adalah mengurangi angka penderita polio di beberapa negara.

“Hal luar biasa yang telah kami lakukan adalah ikut menurunkan jumlah kematian anak-anak di bawah usia lima tahun. Proses itu mungkin dengan memberikan vaksin dan menggunakan kelambu untuk malaria,” ujar Melinda.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kegiatan rutin yang selalu dilakukan oleh Melinda di sela aktivitasnya adalah mengumpulkan data masalah yang akan ditangani di berbagai negara. Oleh karena itu, tidak jarang ia terlihat melakukan perjalanan ke beberapa negara untuk melakukan pengamatan sebelum nantinya mencoba mengambil tindakan.

Menurut Malinda, salah satu hal yang sangat penting dalam menangani sebuah masalah adalah komunikasi. Hal tersebut ia coba terapkan bersama sang suami, yakni lewat komunikasi ketika dirinya usai mengunjungi sebuah negara.

Orang pertama yang selalu ia telepon adalah sang suami untuk menggambarkan berbagai hal mulai dari kondisi wilayah, masalah, serta kemungkinan solusi yang bisa dijalankan.

“Jadi, apa yang dapat kami lakukan? Bagaimana kami dapat membuatnya lebih baik? Apakah kami benar-benar mengetahui hasil yang didapatkan, termasuk apakah sesuai dengan data yang kami butuhkan. Pertanyaan itu yang kerap meluncur,” ujarnya.

Mengunjungi Indonesia

Ketika pertama kali muncul di publik beberapa tahun lalu, salah satu wacana yang coba ditawarkan oleh Melinda kala itu adalah tentang penggunaan alat kontrasepsi. Meskipun mendapat tantangan beberapa pihak, namun Melinda yakin bahwa penggunaan kontrasepsi yang tepat bisa menjadi pagar kokoh dalam upaya menghalau berbagai masalah masyarakat lain.

Yang menarik, Melinda melihat bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang paling sukses dalam penerapan program kontrasepsi. Indonesia sendiri lebih dikenal dengan istilah keluarga Berencana atau KB.

Untuk itu, Melinda juga melakukan kunjungan ke Indonesia yakni pada tanggal 21-23 Maret 2017 kemarin. Tujuannya tentu untuk melihat dan memantau bagaimana perkembangan program kontrasepsi serta cara agar dapat berhasil diterapkan di Indonesia.

Semoga langkah positif yang ditempuh oleh Melinda Gates bisa menjadi contoh tidak hanya bagi para hartawan lain namun juga masyarakat umum tentang bagaimana kita bisa melakukan hal positif untuk orang lain. Mungkin tidak perlu dalam bentuk yang luar biasa besar, bahkan lewat hal sederhana saja sebenarnya kita bisa melakukan perubahan positif.

Hal yang Dilakukan Para Jutawan Untuk Mencapai Kata Sukses

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Para Jutawan
Hal yang Dilakukan Para Jutawan Untuk Mencapai Kata Sukses - Menjadi jutawan atau bahkan miliarder, itulah impian banyak orang di seluruh dunia. Dengan menjadi seorang jutawan, maka kita bisa dikatakan sebagai orang yang sukses. Tetapi kenyataannya, tidak semua orang bisa menggapainya. Hanya sedikit sekali orang yang bisa menjadi seorang jutawan atau bahkan miliarder.

Jika kita ingin menjadi jutawan, maka kita harus belajar dari mereka yang telah mencapai tingkatan tersebut. Yang terpenting yang harus pelajari adalah, tirulah apa yang para jutawan lakukan yang mana berbeda dari apa yang dilakukan oleh orang-orang pada umumnya. Di sini saya akan menjabarkan “5 Hal yang Dilakukan Para Jutawan Untuk Mencapai Kata Sukses”.

Apa saja itu? Mari kita simak.

1. Mereka Fokus Pada Satu Hal

Hal utama yang dilakukan oleh para jutawan yang hampir semua orang tidak lakukan adalah, FOKUS. Fokus dalam mengerjakan satu hal, fokus pada apa yang telah mereka targetkan. Jika mereka mulai mengerjakan satu hal, maka mereka akan fokus mengerjakan hal tersebut hingga sukses.

Para jutawan hanya memilih satu bidang untuk dia tekuni dan kembangkan. Umumnya, orang selalu menekuni dua atau lebih bidang dan berharap mereka bisa sukses dari salah satu bidang tersebut, atau bahkan dari semua bidang yang ia tekuni. Nyatanya, orang-orang sukses selalu dikenal dengan bidang mereka saja yang begitu unggul. Jangan menghabiskan waktu pada banyak bidang, fokuslah pada satu bidang dan kembangkan dengan baik.

Kita tidak akan mampu untuk menangani berbagai macam hal sekaligus, karena itu fokuslah pada satu hal seperti yang para orang sukses lakukan.

2. Mereka Selalu Berusaha Keras

Selain kemampuannya yang luar biasa dalam hal fokus, orang-orang sukses terkenal pekerja keras. Mereka selalu meluangkan waktu, upaya, dan pikiran mereka untuk mengoptimalkan usaha mereka. Seumpama mereka memiliki sebuah #bisnis makanan dan ingin bisnis tersebut sukses, maka mereka akan berusaha keras untuk mencari strategi pemasaran, resep rahasia yang enak dengan berbagai eksperimen.

Tentunya ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Pasti ada saja halangan, rintangan, kegagalan, kalah bersaing, dan faktor lain yang bisa membuat kita jatuh dan menyerah. Tetapi di sanalah letak perbedaan orang-orang pada umumnya dengan para jutawan. Walau mereka jatuh, mereka masih bisa berdiri kembali dan berusaha lebih keras dari sebelumnya. Mereka selalu mengoptimalkan otak mereka untuk mengeluarkan ide cemerlang dengan usaha keras yang nantinya membawa mereka kepada kesuksesan.

3. Mereka Berhati-Hati Terhadap Resiko

Hal ketiga yang membedakan antara orang sukses dengan kebanyakan orang adalah dalam hal pengambilan resiko. Para jutawan selalu berpikir jauh kedepan tentang bisnis mereka, mereka berhati-hati dengan resiko yang mungkin terjadi. Tidak hanya asal niat membangun bisnis, ada modal dan langsung jalan tetapi kemudian hancur atau bangkrut kemudian.

Para jutawan selalu memperhitungkan setiap langkah seperti memainkan permainan catur. Mereka juga memperhitungkan untung rugi yang didapat jika mereka melangkah. Itulah mengapa para jutawan bisa sukses, karena mereka merencanakan tindakannya dan berhati-hati terhadap resiko.

4. Mereka Tidak Pernah Berhenti Belajar

Saat kita telah meraih untung atau mungkin telah sukses dan menjadi jutawan/ miliarder, janganlah bersombong diri dan merasa yang terbaik. Di atas langit masih ada langit. Itulah peribahasa yang cocok untuk mengungkapkan faktor pembeda ke-4 ini. Para jutawan, walau mereka sudah sukses mereka tetap terus berinovasi dan mencari pelajaran baru yang mereka tidak ketahui untuk menambah wawasan atau mungkin untuk mengembangkan bisnisnya.

Walaupun kita bisa, tetaplah bersikap terbuka terhadap saran dan pendapat orang lain, barangkali ada pelajaran lain yang kita tidak tahu. Dan akhirnya kita bisa saling berbagi dengan orang lain tentang apa yang kita ketahui dan apa yang mereka ketahui. Tetaplah tambah wawasan kita dengan berselancar di #internet, salah satunya mungkin dengan searching Google dan media lainnya.

5. Mereka itu Orang yang Murah Hati

Dan yang terakhir adalah sifat murah hati. Percaya atau tidak percaya, bahwa dengan kita berbagi atau bersedekah maka pintu rezeki akan dibuka, dan kita dibalas dengan hal yang lebih baik. Itulah yang dilakukan para jutawan.

Kita bisa mengambil pelajaran dari milyarder dermawan Bill Gates, Warren Buffett, Carl Icahn dan Ken Langore. Menurut mereka, memberikan uang bisa membuat kita merasa sama baiknya (jika tidak lebih baik) daripada saat kita mendapat atau menghasilkan uang tersebut.

Yah, itulah 5 hal yang dilakukan oleh para jutawan untuk mencapai kata sukses, walaupun arti sukses bagi masing-masing orang. Jika kita ingin meraih kesuksesan, maka sebaiknya kita juga meniru hal baik yang dilakukan oleh para jutawan tersebut. Semoga bermanfaat.

Rahasia Sukses Orang Jepang yang Patut Ditiru

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Rahasia Sukses Orang Jepang

Rahasia Sukses Orang Jepang yang Patut Ditiru
- Jepang terkenal sebagai negara yang maju dan sukses dalam banyak hal. Negara Jepang merupakan salah satu pusat teknologi dunia, mereka menyumbang berbagai ilmu pengetahuan yang handal bagi manusia. Dan ternyata, Jepang memiliki tingkat perekonomian terbaik se-Asia Timur.

Orang Jepang bisa sukses bukan tanpa tantangan, ada banyak sekali tantangan yang selama ini berhasil dilalui oleh masyarakat Jepang. Sebut saja Tsunami yang melibas negeri Matahari ini di tahun 2011 silam. Peristiwa tersebut sempat mengakibatkan perekonomian Jepang goyah. Tapi tak perlu waktu lama bagi Jepang untuk kembali menjadi negara superior.

Sebenarnya apa rahasia sukses orang Jepang? Yuk simak ulasannya berikut ini:

1. Orang Jepang Suka Bekerja Keras

Orang Jepang terkenal suka bekerja keras, ini adalah salah satu rahasia sukses mereka. Para pekerja di Jepang sudah terbiasa bekerja di atas 8 jam dalam sehari. Walaupun hal ini tidak baik untuk kesehatan, tapi para pekerja di Jepang tetap melakukannya. Kabarnya banyak pekerja di Jepang yang meninggal dunia karena kebiasaan yang tidak sehat ini, yaitu terlalu lama bekerja.

Sebenarnya kerja keras tidak melulu dihubungkan dengan jumlah jam kerja seseorang, melainkan produktivitas dan konsistensi dalam mempertahankan kualitas kerja. Kita bisa meniru etos kerja orang Jepang, tapi sebaiknya perhatikan juga kesehatan tubuh Anda.

2. Budaya Rasa Malu yang Tinggi

Rahasia sukses orang Jepang berikutnya adalah budaya rasa malu yang tinggi. Orang Jepang akan sangat malu bila gagal melakukan tugasnya. Bahkan dulu banyak orang Jepang yang melakukan tradisi harakiri, yaitu memilih untuk bunuh diri karena gagal dalam tugas.

Budaya rasa malu yang tinggi ini membuat orang Jepang menghukum dirinya sendiri saat gagal atau tidak punya prestasi dalam bekerja. Para pejabat di Jepang yang terindikasi melakukan korupsi atau melakukan kelalaian dalam tugas akan memilih untuk mengundurkan diri.

Kita bisa meniru budaya rasa malu orang Jepang tersebut, tapi tidak perlu sampai bunuh diri ya. Ga boleh! Rasa malu dan tidak ingin gagal akan membuat seseorang terpacu untuk bekerja lebih baik.

3. Mereka Dididik Untuk Mandiri Sejak Kecil

Sejak usia dini orang Jepang sudah mendidik anak-anak mereka untuk hidup mandiri. Anak TK di Jepang sudah terbiasa membawa tas dan tempat makan/ minum mereka sendiri ke sekolah. Bahkan salah satu tugas tambahan anak TK di Jepang adalah membersihkan sekolah mereka. Agak ekstrim ya.

Setelah lulus SMA dan kuliah, pemuda di Jepang sudah tidak lagi meminta uang dari orang tua. Mereka bekerja part time untuk membayar biaya kuliah dan biaya hidup. Jika mereka kehabisan uang, mereka akan meminjam uang kepada orang tua dan akan membayar hutang tersebut kemudian setelah memiliki uang.

4. Pantang Menyerah Sesulit Apapun Tantangan

Kita semua tahu bagaimana hancurnya negara Jepang ketika dua kota penting mereka, Hiroshima dan Nagasaki, diluluh-lantakkan oleh bom atom. Kerusakan infrastruktur yang begitu parah telah menghentikan semua kegiatan ekonomi dan politik di negara ini. Namun, kerusakan yang terparah adalah pada psikologis masyarakat Jepang kala itu.

Selain tragedi bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, musibah Tsunami yang terjadi tahun 2011 silam juga merupakan pukulan keras bagi negara Jepang. Infrastruktur mereka mengalami kerusakan yang sangat parah. Namun, semua tantangan tersebut mereka lalui dengan baik. Dan hasilnya Jepang hari ini menjadi negara super power yang mendominasi perekonomian dunia.

5. Loyalitas dan Totalitas Melakukan Pekerjaan

Orang-orang di negeri Sakura terkenal dengan loyalitas mereka, dan ini adalah salah satu rahasia sukses orang Jepang. Jika di Indonesia para pekerja sering berpindah tempat kerja untuk mendapatkan karir dan penghasilan yang lebih baik, tidak demikian dengan orang Jepang.

Di Jepang banyak sekali perusahaan yang lebih mengutamakan menerima fresh graduate menjadi karayawan mereka. Hal ini bertujuan untuk melatih si karyawan agar mengerti tentang budaya kerja di perusahaan tersebut dan mampu bekerja dengan totalitas dan loyal kepada perusahaan.

Kebanyakan orang Jepang hanya bekerja di satu atau dua perusahaan sampai mereka pensiun.

6. Selalu Berinovasi dan Melakukan Perbaikan

Bagi orang Jepang, pekerjaan terbaik pun tidak akan pernah sempurna. Rahasia sukses orang Jepang yang satu ini seharusnya kita tiru dan terapkan dalam pekerjaan.

Menurut beberapa sumber, bangsa Jepang bukanlah bangsa penemu. Tapi mereka mampu mengembangkan setiap penemuan menjadi sesuatu yang lebih baik dan bisa diterima banyak orang.

Ada banyak sekali produk Jepang yang sudah beredar di berbagai belahan dunia. Hal ini tidak membuat mereka berbangga diri, bahkan terus melakukan perbaikan pada produk tersebut hingga menjadi sesuatu yang mengagumkan. Salah satu contohnya adalah mobil Jepang yang terus mengalami perubahan dan perbaikan.

7. Menjaga Tradisi dan Menghormati Orang Tua

Dunia mengakui bahwa Jepang merupakan salah satu pusat teknologi dunia. Namun, perkembangan jaman dan kemajuan teknologi tidak serta merta membuat orang Jepang kehilangan jati diri mereka. Bangsa Jepang sangat menghargai dan menjaga dengan baik tradisi leluhurnya.

Konon, dulu ada tradisi orang Jepang membuang orang tua mereka yang sudah renta ke hutan, karena dianggap sebagai beban. Tapi tradisi ini sudah tidak dilakukan lagi, bahkan orang Jepang saat ini terkenal sangat menghormati orang tua mereka.

Salah satu tradisi yang menjadi rahasia kesuksesan orang Jepang adalah tradisi meminta maaf lebih dulu dengan membungkuk. Bahkan terkadang orang Jepang membungkuk tanpa alasan yang jelas.

8. Orang Jepang Terkenal Suka Membaca

Ketika berkunjung ke Jepang, mungkin Anda akan kaget melihat para penumpang kereta listrik di Jepang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa di Jepang sangat suka membaca, baik itu buku, majalah, ataupun koran.

Kebiasaan membaca ini tentunya adalah sesuatu yang baik. Dengan membaca maka cakrawala berpikir seseorang akan lebih terbuka dan memiliki pengetahuan yang luas.

Kalau ingin menerapkan tips sukses orang Jepang yang satu ini, pastikan Anda membaca sesuatu yang bermanfaat ya. Misalnya buku tentang pengembangan diri, atau buku-buku tentang pengetahuan umum.

9. Hidup Hemat dan Jauh dari Hedonisme

Bila sebagian orang Indonesia membeli mobil mewah karena ingin terlihat kaya dengan cara meminjam uang, maka hal ini tidak akan kita temukan di Jepang. Mereka cerdas dalam mengelola dana, ini rahasia sukses orang Jepang yang sebenarnya sangat mudah diterapkan, percayalah!

Negara Jepang kita kenal sebagai produsen mobil dan gadget keren, tapi faktanya orang Jepang justru memilih gaya hidup sederhana. Para pekerja di Jepang lebih memilih berjalan kaki, bersepeda, dan kendaraan umum saat pergi ke tempat kerja. Dan pengguna gadget di Jepang lebih memilih menabung uangnya ketimbang membeli gadget keluaran terbaru.

Mereka suka menabung, berinvestasi, atau membeli kebutuhan yang lebih berharga ketimbang membeli barang-barang mahal.

10. Bekerja Secara Team Work

Orang Jepang terbiasa bekerja dengan team work (kerjasama tim). Mereka lebih senang bekerja secara berkelompok ketimbang bekerja sendiri. Begitu juga dengan hasil kerja. Orang Jepang lebih suka klaim sebuah hasil sebagai prestasi tim

Ada anekdot bahwa “satu orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, tapi 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.

Budaya team work ini tentunya adalah sesuatu yang sangat baik. Satu masalah sulit bisa lebih cepat selesai bila dikerjakan dengan bersama-sama oleh sebuah tim yang solid.

Rahasia Sukses Talenta India di Industri Teknologi Level Dunia

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id/2017/08/rahasia-sukses-talenta-india-di.html
Rahasia Sukses 
Rahasia Sukses Talenta India di Industri Teknologi Level Dunia - Warga berdarah India yang sukses memimpin banyak perusahaan teknologi besar di dunia, lalu pertanyaan bagaimana sih mereka bisa mencapai semua itu. Bagaimana warga keturunan India seakan mampu membangun jalannya menuju tingkat eksekutif perusahaan top tersebut?
Melainkan dia masuk ke perusahaan setahap demi setahap hingga setelah 20 tahun bekerja baru ia berhasil ditunjuk menjadi pemimpin perusahaan tersebut.

Apa jawabnya karena orang India selain bertalenta namun juga pekerja keras? Nampaknya tidak sesederhana itu. Pasalnya, orang Indonesia pun banyak yang bertalenta dan pekerja keras namun mengapa tidak bisa menembus persaingan perusahaan besar di kawasan Amerika?

Nah, sebenarnya ada beberapa alasan yang lebih spesifik mengapa akses dan perkembangan orang India bisa selangkah lebih maju jika dibandingkan beberapa negara berkembang atau  bahkan negara maju di Asia seperti Jepang dan Cina.

1. Faktor Penguasaan Bahasa

Alasan yang pertama adalah faktor penguasaan bahasa. Seperti kita tahu bahwa India adalah salah satu negara bekas jajahan Inggris yang boleh dibilang cukup lama. Dan berbeda dengan negera bekas jajahan lain seperti Indonesia atau yang lain, secara historis India nampak lebih “menyatu” salah satunya dalam hal bahasa. Dari situ semakin banyak orang yang mempelajari bahasa Inggris, bahkan menjelang era kemerdekaannya, India menetapkan  bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa utama.

Tak heran ketika talenta India datang ke negeri barat, mereka lebih mudah beradaptasi dengan kondisi. Mengingat bahasa adalah media terbaik dalam menyampaikan pesan, praktis tenaga India bisa lebih cepat menyatu dengan lingkungan berbahasa Inggris. Hal itu bisa dibandingkan dengan negara maju lain seperti Cina, Jepang atau Korea yang rata-rata pengusaan bahasa Inggrisnya masih di bawah India.

2. Faktor Karakter

Yang menjadi alasan kedua adalah faktor karakter. Meski karakter penuh semangat dan pantang menyerah bisa dimiliki oleh orang dari bangsa manapun, namun untuk orang India sendiri hal tersebut sudah menjadi layaknya budaya untuk mempunyai karakter keras dan ambisius dalam mengejer impian. Dalam hal ini, kita bisa melihat beberapa contoh pemimpin perusahaan #teknologi berdarah India, kebanyakan dari mereka awalnya memulai dengan melanjutkan studi di Amerika. Dari situ, mereka mulai mencari celah dan terus meningkatkan kualitas dengan melanjutkan studi serta bekerja di berbagai perusahaan yang ada di sana.

Tentu hal ini nampak juga pada talenta di bidang teknologi yang berasal dari negera lain. Namun yang membedakan, karena alasan satu dan yang lain, sebagai contoh banyak ahli teknologi asal Jepang atau Cina yang tidak terlalu mengejar karir di Amerika. Alasannya banyak dari mereka yang lebih memilih berkarir di negeri sendiri.

3. Faktor Pemahaman Terkait Potensi Negara Berkembang

Faktor yang ketiga ini juga menjadi salah satu keunggulan orang India dalam industri teknologi. Mengapa? Alasannya  adalah pada dasarnya negera berkembang seperti India sendiri dan banyak negara lain sebenarnya adalah pasar yang paling potensial dalam bisnis teknologi. Selain memiliki potensi minat yang besar, menjalankan startegi bisnis dengan target negara berkembang bisa disebut layaknya investasi masa depan untuk perusahana tersebut.

Dan hal tersebut sangat difahami oleh orang India, mereka tahu rasanya seperti apa menjadi warga di negara berkembang. Mereka bisa merasakan akan yang sebenarnya dibutuhkan dan mana yang akan menjadi tren di masa mendatang. Pengetahuan dan juga pengalaman tersebut nyatanya banyak diterapkan oleh para petinggi perusahaan teknologi berdarah India seperti Satya Nadella, Sundar Pichai, eksekutif Skype Gurdeep Singh Pall.

4. Faktor Pendidikan IT

Dan yang terakhir adalah faktor pesatnya perkembangan #pendidikan IT. Tidak hanya pemerintah India yang memang memandang bidang teknologi adalah hal yang harus diajarkan sejak dini, namun dari diri warga India sendiri pada dasarnya banyak yang mempunyai ketertarik besar pada bidang teknologi. Inilah yang menyebabkan India mempunyai banyak sekali tenaga ahli di bidang IT yang mempunyai kemampuan mumpuni.

Dan hal ini seakan menjadi terbukti, karena rata-rata mereka yang kini sukses di banyak perusahaan teknologi top, berawal dari statusnya yang merupakan ahli IT, bukan management, bukan bisnis atau bidang yang lain.

Melihat beberapa hal di atas, saya berfikir bahwa talenta asal Indonesia sebenarnya juga mempunyai kesempatan yang sama besar. Meski ada beberapa hal yang masih perlu lebih ditingkatkan, yang pasti diperlukan kerja keras dan keyakinan untuk tidak merasa rendah diri dalam bersaing di tingkat global.

Rahasianya Pengusaha Tionghoa yang Sukses

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Rahasianya Pengusaha Tionghoa
Rahasianya Pengusaha Tionghoa yang Sukses - Seperti kita ketahui bersama bahwa orang Tionghoa yang berada di Indonesia sebagian besar adalah seorang pengusaha. Dan, hebatnya hampir keseluruhan mereka adalah pengusaha yang sukses. Seakan-akan apapun bisnis yang pengusaha Tionghoa kerjakan bisa berjalan dengan baik dan membawanya menuju kesuksesan.

Ada banyak nilai di sini yang bisa kita pelajari dalam sistem atau tata kelola bisnis yang dijalankan oleh pengusaha Tionghoa. Apa saja sebenarnya yang menjadi kunci sukses dalam menjalankan bisnis dari orang Tionghoa tersebut, perhatikan rahasianya di bawah ini.

1. Pembelajaran Bisnis Sejak Dini

Sudah menjadi hal yang lumrah bagi keluarga Tionghoa ketika menjalankan bisnis keluarga selalu diikutsertakan sejak dini. Bahkan jangan kaget ketika misalnya mereka membuka usaha toko, maka biasanya anak yang menjadi pelayan dan ibu menjaga kasir.

Nah, pembelajaran bisnis seperti ini ternyata sangat efektif dan efisien dalam kultur pengusaha Tionghoa. Sangat bermanfaat bagi anak, nantinya ketika mereka dewasa, mereka sudah sangat memahami seluk beluk bisnis yang dikelola ayahnya. Sehingga ketika dilepaskan pun, mereka tidak kaget lagi.

2. Manajemen Keuangan yang Baik

Ini adalah salah satu kunci usaha yang mungkin jarang dilakukan oleh pebisnis kita. Pengusaha Tionghoa, seberapapun kecil bisnis yang mereka kelola, mereka selalu membuat pembukuan serapi mungkin dan sedetail mungkin.

Mereka menyadari betul bagaimana pentingnya tata kelola keuangan dalam bisnis, sehingga dari sini akan memudahkan setiap langkah bisnis yang mereka akan lakukan. Dengan membiasakan diri membuat catatan keuangan sejak bisnis masih kecil, maka akan semakin memudahkan ketika bisnis menjadi besar suatu saat.

3. Sistem Administrasi yang Rapi

Hampir kita tidak pernah menemui sebuah toko yang dikelola orang Tionghoa kehabisan stok barang. Ini bukti nyata bahwa mereka benar-benar menjaga peluang yang ada, mereka tidak mau peluang meskipun sangat kecil sampai terlepas dari genggaman.

Selain itu, hal ini juga menunjukkan betapa rapinya administrasi yang mereka jalankan. Mereka tahu jika sampai sekali saja tidak bisa melayani pelanggan, maka kredibilitas toko akan menurun di mata pelanggan. Sistem administrasi yang sangat tertata dengan baik bisa menjadi rahasia sukses mereka dalam menjalankan sebuah usaha.

4. Meminimalisir Biaya Hidup

Kebiasaan yang selalu dilakukan oleh pengusaha Tionghoa ketika mereka menjalankan usaha adalah dengan meminimalisir biaya hidup seminim mungkin. Sebelum mereka benar-benar kaya, mereka akan selalu bertindak dengan hati-hati. Bahkan mereka mampu menekan biaya hidup dengan hanya menggunakan 20% dari penghasilan yang mereka dapatkan.

Mereka tidak akan pernah bersenang-senang sebelum posisi usahanya benar-benar aman. Jadi ketika mereka mendapatkan penghasilan 100 juta maka untuk biaya hidup mereka menggunakan yang 20 juta.

5. Keberanian Pengusaha Tionghoa Dalam Mengambil Resiko

Faktor ini juga sangat berpengaruh dalam setiap langkah bisnis yang diambil oleh pengusaha Tionghoa. Mereka memiliki keberanian yang sangat tinggi dalam mengambil sebuah resiko. Namun demikian, tentu setiap keputusan sudah dipikir dengan baik, dengan analisa yang kuat dari pengalaman.

Maka dari itu, spekulasi mereka dalam berbagai bisnis sangat bagus. Intuisi yang kuat ini menunjukkan bahwa mereka memiliki jam terbang yang sangat tinggi dalam membaca peluang. Pengalaman jatuh bangun dalam dunia bisnis yang mereka geluti semakin mengasah kemampuan mereka dalam menganalisa sebuah peluang.

6. Belajar Kepada Siapapun

Kaum Tionghoa ketika mereka sudah memutuskan untuk menjalankan sebuah bisnis, maka mereka akan selalu belajar kepada siapapun. Mereka tidak pernah malu atau segan untuk bertanya pada siapapun yang dianggap bisa memberikan informasi terkait bisnis yang akan mereka jalankan. Daya belajar yang sangat tinggi ini membuat mereka cepat mengetahui informasi penting terkait usahanya. Sehingga membuat usaha yang mereka kelola cepat berkembang dan menjadi besar.

7. Etos Kerja yang Sangat Baik

Sudah bukan rahasia lagi bahwa kaum Tionghoa dalam bekerja memiliki etos kerja yang sangat luar biasa bagus.

Mereka akan selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab, tuntas dengan integritas yang sangat tinggi. Selain itu keseriusan mereka dalam mencintai pekerjaan menjadikan setiap langkah kerja menjadi menyenangkan. Sehingga hal ini menjadikan mereka semakin semangat setiap hari dalam memajukan bisnisnya.

Tips Dan Nasehat Dari Pengusaha Paling Sukses Di Cina

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Pengusaha Paling Sukses Di Cina
Tips Dan Nasehat Dari Pengusaha Paling Sukses Di Cina - Saya yakin kalian semua sudah sangat familiar dengan nama Jack Ma. Ya, dia adalah pendiri Alibaba Group, perusahaan retail online yang paling sukses di Asia. Jack Ma juga pengusaha Cina pertama yang muncul di sampul majalah Forbes. Tak ayal ia banyak disebut sebagai salah satu pengusaha paling sukses di Cina saat ini.

Sebelum menjadi populer, Jack Ma adalah seorang yang berasal dari kalangan sederhana dan bahkan bekerja di banyak profesi yang berbeda. Dalam kamus hidupnya tampaknya tidak ada kata menyerah. Sebesar apapun rintangan yang dihadapi, pasti akan ia perjuangkan sekuat tenaga.

Pastinya ada banyak nilai dan nasehat yang bisa kita gali bersama terkait kesuksesan yang telah diraih oleh seorang Jack Ma. Di bawah ini adalah mutiara-mutiara nasehat dari pengalaman Jack Ma yang sangat inspiratif dan bisa kita jadikan pelajaran. Bukan hanya tentang bisnis, bahkan untuk menjalani hidup ini juga sangat relevan.

1. Mengenai Pengembangan Ide

– Jika 90% dari mereka yang hadir dalam sebuah meeting bisnis kemudian mendukung suatu saran atau saran lain, maka saya akan mengeluarkannya. Alasannya sederhana, jika setiap orang yang hadir dapat melihat #peluang bisnis di sini, maka kemungkinan besar banyak juga perusahaan yang berbeda sudah bekerja pada ide yang sama, dan tentu saja kami tidak akan mampu memimpin di dalamnya.

2. Mengenai Sesuatu yang Tidak Harus Dilakukan

– Pada tahun 2001, saya membuat kesalahan. Saya mengatakan kepada karyawan saya yang telah membangun perusahaan dengan saya bahwa batas karir paling tinggi mereka adalah tingkat manajerial. Saya berpikir bahwa saya perlu untuk menjadi profesional dari sisi saya sendiri. Tahun berikutnya, dan tidak satupun dari karyawan yang bekerja profesional untuk kita. Sedangkan mereka yang dulu saya meragukannya bisa maju, justru sekarang menjadi wakil presiden saya.

– Kualitas terburuk seorang pengusaha adalah: snobbishness, yaitu ketidakmampuan dalam memahami situasi dengan baik, menjalankan perusahaan dalam tempo yang tinggi dari pekerjaan tanpa memiliki kemampuan untuk mempertahankan dalam jangka panjang, dan tidak memiliki kemampuan untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.

– Salah satu prinsip yang membimbing saya: sikap Anda terhadap pekerjaan dan keputusan yang Anda ambil adalah lebih penting daripada kemampuan Anda.

3. Nasehat Mengenai Keluhan

– Mengeluh itu manusiawi, tidak ada yang mengerikan yang akan terjadi jika sesekali Anda membiarkan diri untuk mengeluh.

– Namun, jatuh ke dalam depresi dan terus-menerus mengeluh tentang keadaan hidup Anda, ini yang sangat buruk. Bahkan ini bisa jadi lebih merusak daripada alkohol. Ini adalah situasi yang berbahaya, semakin Anda melakukannya, akan semakin memperburuk keadaan. Orang-orang sukses tidak memiliki masalah semacam ini.

4. Nasehat Untuk Para Pemuda

– Apa sesungguhnya kegagalan? Kegagalan adalah ketika Anda berhenti berjuang untuk apa yang Anda inginkan.

– Apa arti adaptasi sesungguhnya? Anda akan mengerti ketika Anda mengalami kegagalan dan kekecewaan.

– Apa yang harus Anda lakukan? Anda wajib bekerja sekeras yang Anda bisa, dan lebih ambisius daripada yang lain.

– Hanya orang bodoh berbicara keluar dari mulut mereka. Orang-orang cerdas berbicara untuk diri mereka sendiri hanya di kepala mereka sedangkan orang bijaksana berbicara hanya dalam hati mereka.

5. Mengenai Bagaimana Menjalani Hidup Sepenuhnya

– Cepat atau lambat, Anda akan menyesal ketika Anda menghabiskan seluruh waktu Anda di tempat kerja.

– Saya selalu mengingatkan diri saya sendiri bahwa tidak satupun dari kita dilahirkan untuk bekerja, melainkan untuk menikmati hidup. Kami ada di sini untuk membantu menjadikan hidup orang lain lebih baik, dan tidak menghabiskan seluruh waktu kami untuk bekerja.

6. Mengenai Kompetisi dan Kompetitor

– Kompetisi layaknya permainan catur. Jika Anda kehilangan sekali, Anda akan selalu memiliki kesempatan mendapatkan lain kali.

– Jika pesaing Anda lebih lemah dari Anda, Anda tetap harus memandangnya sama dengan Anda. Ini tentang cara pandang yang lain, bahkan jika lawan lebih kuat dari Anda, jangan takut kepadanya.

– Seorang pengusaha yang nyata tidak memiliki musuh. Ketika Anda memahami hal ini, tidak ada yang bisa menghentikan Anda.

7. Saran Untuk Pengusaha

– Klien adalah nomor satu. Karyawan nomor dua. Pemegang saham setelah kedua kategori tersebut.

– Mencari solusi cepat dan skema siap pakai itu bagus, tapi berkonsentrasi pada bagaimana membangun stabilitas dan rencana jangka panjang yang menjanjikan juga harus diprioritaskan.

– Hari ini mungkin sulit, besok mungkin lebih buruk. Tapi sehari setelah itu akan menjadi indah.

8. Tentang Mengatur Bisnis Anda Sendiri

– Ketika Anda memulai bisnis Anda sendiri, ini berarti Anda keluar dari pendapatan yang stabil, serta bonus tahunan.

– Di sisi lain, penghasilan Anda akan tidak dibatasi, Anda akan memanfaatkan waktu Anda dengan lebih efektif, dan Anda tidak perlu meminta izin orang lain untuk melakukan sesuatu.

– Saat mencari pasangan, Anda harus selalu mencari seseorang yang menambah kemampuan dan pengetahuan. Anda tidak perlu seseorang yang sudah berhasil pada suatu hal.

– Lakukan yang terbaik untuk memastikan karyawan Anda datang untuk bekerja setiap hari dengan senyum di wajah mereka.

Kisah Menginspirasi Seorang Anak Yang Membeli Ice Cream

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Kisah Menginspirasi
Kisah Menginspirasi Seorang Anak Yang Membeli Ice CreamPada sekitar tahun 1930-an, ada sebuah kisah yang sangat menginspirasi, yaitu kisah seorang anak berumur 10 tahun yang ingin membeli ice cream untuk dirinya. Siang itu, si anak mendatangi sebuah kedai minuman dan langsung duduk di salah satu tempat di dalam kedai itu. Lalu seorang pelayan menghampirinya dan meletakkan gelas air minum di depan si anak.

Hari itu si anak ingin sekali makan ice cream favorite nya yaitu ice cream sundae. Lalu ia bertanya kepada si pelayan tadi “mba, berapa harga satu porsi ice cream sundae?”. Lalu si pelayan dengan cepat menjawab ” harganya 50 sen dik”. Si anak kemudian mulai merogoh kantung celananya dan mengeluarkan semua uang koin yang ada di dalam kantung celananya itu dengan perlahan, dan menghitung uangnya dengan hati-hati. Sepertinya si anak menyadari bahwa uang nya tidak cukup untuk membeli ice cream sundae karena kemudian dia bertanya lagi pada si pelayan “kalau ice cream yang biasa saja harganya berapa mba?”. Pada saat itu sudah banyak pengunjung kedai itu yang sedang menunggu untuk dilayani. Si pelayan menjadi tidak sabar dan menjawab dengan agak kasar pada si anak “harganya 35 sen”, sambil menunjukkan sikap seperti orang yang sedang jengkel dan ingin meninggalkan si anak karena tidak sabar.

Lalu dengan perlahan, si anak kemudian menghitung uang koinnya lagi, dan kemudian berkata pada si pelayan “Ya sudah, saya pesan ice cream yang biasa aja mba”. Lalu si pelayan pergi meninggalkan si anak untuk mengambilkan pesanannya itu. Tidak lama kemudia si pelayanan membawakan ice cream pesanan si anak tadi dan meninggalkan bon di meja si anak, lalu si anak mulai menikmati ice cream yang dia pesan.

Setelah si anak menghabiskan ice cream yang dia beli, lalu dia membayar ice cream tadi di kasir dan langsung pergi dari kedai itu. Ketika si pelayan akan membersihkan meja yang dipakai anak tadi, dia melihat dua koin 5 sen dan 5 koin satu sen yang sengaja diletakkan si anak di samping mangkuk tempat ice creamnya. Inilah alasan kenapa anak itu tidak jadi membeli ice cream sundae seharga 50 sen, karena si anak ingin memberikan uang tip yang layak (15 sen) pada si pelayan. Si pelayan pun kaget atas kebaikan si anak tadi dan mulai menangis karena terharu dan merasa bersalah telah berlaku agak kasar pada si anak.

Kita pasti pernah berlaku seperti si pelayan pada orang lain yang baru kita kenal. Sangat sering kita cepat mengambil kesimpulan dan menghakimi orang lain karena kita melihat sebuah kejadian hanya dari satu sisi saja – hanya dari sudut pandang kita sendiri.  Sesuatu yang kelihatan tidak baik pada satu sisi belum tentu tidak baik pada sisi yang lainnya. Apa yang dilakukan si anak tadi – menghitung uang koinnya dengan perlahan – membuat si pelayan merasa jengkel, ternyata berujung pada niat baik si anak yang ingin memberikan tip pada si pelayan. Dan sayangnya si pelayan terlalu cepat menghakimi dan terlambat menyadari kebaikan si anak.

Sebelum kita mengalami hal yang sama seperti cerita di atas, marilah kita belajar untuk memahami suatu peristiwa dan seseorang dari berbagai sudut pandang, agar kita dapat mengambil tindakan dan mengeluarkan perkataan yang lebih baik yang tidak akan kita sesali di masa yang akan datang. Semoga cerita ini menginsipirasi Anda :)

Minggu, 27 Agustus 2017

Beberapa Pengusaha Muda Indonesia Sukses Bangun Bisnis dari Nol

Beberapa Pengusaha Muda Indonesia Sukses Bangun Bisnis dari Nol - Sukses di usia muda adalah keinginan dan harapan semua orang, terutama para orang tua. Melihat putra atau putrinya tumbuh dewasa dan menjadi pengusaha sukses adalah hal yang membanggakan, apa lagi masih berusia belia. Namun, kesuksesan di usia muda sebagai entrepreneur, wirausaha atau pebisnis bukanlah perkara yang mudah. Hanya sebagian kecil kaula muda yang mampu menggapainya. Memang faktor keberuntungan memiliki peran penting, namun lebih dari itu ada keuletan, kerja keras, dan inovasi yang menjadi penyokong utamanya. Jika berbicara mengenai pengusaha muda paling sukses dalam dekade ini, maka nama Mark Zuckerberg, sang pendiri Facebook, mungkin menjadi “kiblatnya”. Saat masih di bangku kuliah, dia telah sukses membuat sesuatu yang revolusioner dan inovatif, yang kemudian membawanya menjadi seorang miliarder dunia.

Nah, di Indonesia ada sejumlah anak muda yang berhasil merintis bisnisnya dari titik nol hingga besar dan menghasilkan pundi-pundi rupiah yang berlimpah. Berikut ini disajikan 20 profil pengusaha atau entrepreneur muda yang sukses di usia belia, yakni di bawah 30 tahun.

1. Carline Darjanto 
http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Pengusaha Muda Indonesia

Wanita muda ini telah sukses membangun kerajaan bisnis di bidang fashion dengan brand Cotton Ink. Mengawali bisnis pembuatan kaos di tahun 2008 bersama sahabatnya, Ria Sarwono, merek Cotton Ink sukses mendapatkan sambutan pasar, serta memperoleh berbagai penghargaan, seperti Best Local Brand dari Free Magazine, Most Favorite Brand di Brightspot Market; The Most Innovative Brand dalam Cleo Fashion Award (Jakarta Fashion Week); serta terpilih sebagai merek lokal favorit In Style Magazine tahun 2012.

2. Meiliane

Meiliane memiliki perusahaan dompet bernama Goodism. Dompet karya perusahaan Goodism ini memiliki 3 partisi dengan label warna yang berbeda, yakni untuk makanan, transportasi, dan keperluan hura-hura. Sehingga peruntukkan atau jatah uang di dompet semakin jelas. Menurut penuturan Meiliane, latar belakang awal rintisan bisnis dompet tersebut dimulai dari tugas praktik kampus. Bersama timnya, ia kemudian membangun usaha pembuatan dompet yang inovatif. Usaha yang digawangi Meiliane bersama sepuluh rekan lainnya juga melengkapi sistem pengatur keuangan dengan aplikasi bernama Goodcash yang dapat diinstal melalui smartphone. Dengan dompet kulit seharga sekitar 500.000 rupiah, Goodism mampu mengantongi omset hingga 90 juta rupiah per bulan.

3. Heni Sri Sundani Jaladara

Wanita ini merupakan mantan TKI yang sukses mendirikan Smart Farmer Kids In Action. Komunitas sosial dan destinasi wisata yang ia bangun berhasil memberdayakan para petani dan keluarganya. Heni pernah kuliah di Saint Mary’s University, Hong Kong dan berhasil lulus dengan predikat cumlaude sebagai sarjana bidang Entrepreneurial Management. Setelah lulus, Heni lalu pulang ke Indonesia. Di Indonesia, dia lalu mendirikan Gerakan Anak Petani Cerdas dan AgroEdu Komunitas Jampang di Bogor, Jawa Barat. Heni memberikan pendidikan gratis bagi anak petani untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

4. Abraham Ranardo

Di bidang teknologi enterprise, salah satu sosok berbakat yang dipilih Forbes adalah Abraham Ranardo, yang merupakan pendiri startup Mailbird. Mailbird merupakan sebuah produk email yang tampil minimalis, praktis, dan menarik. Mailbird yang dirancang tahun 2012 lalu adalah pesan instan yang berfungsi sebagai email client dan juga menyediakan beberapa fitur menarik dan salah satunya adalah integrasi dengan aplikasi pihak ketiga seperti Evernote, Asana, Calendar, dan lainnya. Mailbird juga saat ini sedang mengembangkan fitur Wingman yang cukup menarik fungsinya yaitu fitur ini membuat pengguna MailBird memiliki asisten personal untuk membantu produktifitas penggunaan email. Abe (panggilan akrab Abraham) membuat aplikasi ini untuk membuat kemudahan antara email dan sosial media lainnya.

5. Merrie Elizabeth

Wanita muda ini baru memulai terjun ke dunia entrepreneur pada akhir tahun 2014 lalu dengan merintis startup Blobar Salon, yakni sebuah jasa kecantikan ekspress dan ekonomis. Bersama partnernya, Ninda, ia merintis bisnis di bidang jasa kecantikan. Berawal pada Januari 2016, di mana Merrie mendapatk email dari editor Forbes Asia yang menyatakan bahwa dirinya masuk sebagai semi finalis ’30 Under 30 Asia’ di kawasan Asia kategori Retail & E-commerce. Menurut perwakilan dari Forbes Asia yang berpusat di Hongkong, penghargaan  yang diberikan tidak dilihat dari seberapa besar omzet yang diperoleh. Penjurian dinilai dari seberapa aktif dirinya mengurusi startup tersebut dan aktif pula di sosial media

6. Leonika Sari Njoto Boedioetomo

Wanita ini merupakan founder RedBlood, sebuah aplikasi bermisi kemanusiaan yang diberi nama Blood Bank Information System (Bloobis). Aplikasi Bloobis merupakan database bank darah yang berguna untuk mempermudah pencarian donor darah, terutama di saat genting (emergency). Starup RedBlood tersebut telah memenangkan berbagai penghargaan, di antaranya adalah MITx Global Entrepreneurship Bootcamp dari Massachusetts Institute of Technology.

7. Kevin Aluwi

Jika anda tinggal di Jakarta dan sering menggunakan jasa layanan ojek online, maka sosok itu mungkin sudah cukup anda kenal. Dengan konsep bisnis seperti Uber Taxi, Kevin sukses membangun startup Go-Jek. Ia lahir di Jakarta pada 1 September 1986. Kevin yang saat ini berusia 29 tahun tinggal di sebuah perumahan di Jakarta Selatan. Sejak kecil dia berkutat dengan sibuknya suasana ibu kota. Pendidikan menengah atasnya di SMA Tirta Marta sekitar Pondok Indah. Setelah sempat bekerja 1,5 tahun di Amerika Serikat, tahun 2012 ia pulang ke Indonesia dan bekerja di perusahaan inkubator startup, Merah Putih. Selepas itu, Kevin sempat bekerja di Zalora sebelum akhirnya menjadi CFO di Go-Jek.

8. Justin Angelo

Justin Angelo terjun ke usaha manis olahan kelapa lokal dengan nama brand produk Kelasi (Kelapa Isi). Dari usaha rumahan, panganan unik ini sekarang bisa dinikmati di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta. Dia pun memilih meninggalkan pekerjaannya untuk fokus mengurusi bisnis kuliner. Selain menyajikan es krim dalam batok, hal lain yang membuat Kelasi digemari adalah pembeli bisa berkreasi dengan memilih jenis es krim yang ingin disajikan serta tambahan topping dan saus sesuai selera.

9. Yasa Paramita Singgih

Meskipun usianya baru beranjak 20 tahunan, namun pria kelahiran April 1995 ini telah memiliki omset bisnis ratusan juta rupiah. Jenis bisnis yang dirintisnya sejak di bangku sekolah adalah fashion khusus pria dengan merek Men’s Republic. Yasa masuk dalam dunia bisnis sejak berumur 15 tahun karena ayahnya tiba-tiba sakit keras dan membutuhkan banyak biaya untuk proses pengobatan. Yasa memutuskan untuk tidak lagi meminta uang pada ayahnya, kemudian memaksakan diri untuk menghasilkan uang sendiri. Karena dia menyadari jika umurnya masih terlalu muda untuk mencari pekerjaan, maka dia memutuskan untuk berbisnis sendiri.



Jual beli lampu hias adalah pilihan pertama yang dia jalani. Karena memang dari awal tidak pernah menekuni dunia bisnis, akibatnya bisnis pertamanya tersebut tidak begitu lancar. Dan tak lama, dia pun tidak lagi meneruskan usaha jual beli lampu hias, dan akhirnya mencoba berbisnis jual beli kaos pria. Karena kegigihannya, bisnis penjualan kaos tersebut setiap bulannya bisa menghasilkan lebih dari 30 juta rupiah.  Selanjutnya dia memutuskan untuk melanjutkan bisnis keduanya, yaitu membuka warung kopi “Ini Teh Kopi”. Namun dalam waktu tidak sampai 1 tahun bisnis kopinya menurun sehingga tidak dilanjutkan lagi. Kemudian fokus dan sepenuh hati meneruskan bisnis jual beli kaos pria. Yasa pun membuat merek pribadi miliknya yaitu Man’s Republic.

10. Mesty Ariotedjo

Wanita kelahiran April 1989 ini merupakan Co-founder WeCare.id. Dia juga seorang model cantik dan pemain harpa Indonesia. Dia terpilih sebagai brand ambassador Nivea pertama. Dwi Lestari Pramesti Ariotedjo atau biasa dipanggil Mesty Ariotedjo lahir di Jakarta pada tanggal 25 April 1989. Merupakan anak kedua dari pasangan Arie Prabowo Ariotedjo, seorang pengusaha sukses berdarah Jawa dan Arti Laksmigati seorang sosialita terkemuka Indonesia yang sangat setia dengan kerudungnya. Mesty Ariotedjo merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan alumnus dari SMA Negeri 8 Jakarta. Di usia belianya, gadis ini mampu hasilkan pendapatan sendiri dari karirnya.

11. Yoris Sebastian

Gelar GM termuda Hard Rock Cafe kawasan Asia dan termuda ke-2 Hard Rock Cafe seluruh dunia disandang oleh Yoris Sebastian. Saat itu, ia yang baru berusia 26 tahun berhasil menjabat sebagai seorang general manager (GM) pada sebuah restoran franchise terkenal tingkat dunia. Tetapi hanya sedikit orang yang mengetahui bahwa karirnya di Hard Rock Cafe berawal dari asisten. Yoris yang saat ini menjalankan bisnis yang bergerak di bidang ekonomi kreatif, ia juga sering memberikan seminar yang menyemangati generasi muda untuk berani mengejar impian dan mewujudkan kreativitas. Selain itu, dirinya juga telah menerbitkan dua judul buku.

12. Ferry Unardi

Mungkin anda sudah familiar dengan brand Traveloka yang iklannya sering wara-wiri di televisi. Ya, brand produk startup reservasi pesawat yang lebih modern, fleksibel dan praktis tersebut merupakan buah karya Ferry Unardi. Pria kelahiran tahun 1988 ini telah sukses membangun perusahaan rintisan yang besar meskipun untuk mewujudkannya, ia harus berhenti kuliah. Ferry sempat bekerja sebagai software engineer di perusahaan Microsoft daerah Seattle. Puas bekerja dan belajar banyak hal di perusahaan Microsoft selama 3 tahun, Ferry kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikan MBA di Harvard University, sebuah universitas bergengsi di Amrika. Namun sayangnya, baru 1 semester menjalankan pendidikan di Harvard University, ada naluri bisnis yang menggelitik Ferry untuk mengembangkan startup di bidang reservasi pesawat. Pengalamannya bolak balik Amerika-Indonesia selama 8 tahun memberinya banyak pelajaran tentang sistem reservasi pesawat di Indonesia. Inilah peluang bisnis yang dibidiknya.

13. Arief Widhiyasa

Hobinya yang senang dengan teknologi game membuatnya rela drop out demi mengembangkan aplikasi permainan. Bersama 16 teman lainnya, Arief Widhiyasa sebagai Chief Executive Officer (CEO) Agate Studio, developer game lokal asal Bandung, telah menghasilkan 100 lebih game baik untuk personal computer maupun untuk perangkat mobile. Berawal dari hanya hobi, Agate berdiri menjadi sebuah perusahaan dengan 65 karyawan yang terbagi dalam 4 divisi besar, yaitu Agate Level Up sebagai tim game consultant untuk B2B, Legion atau Developer, Agate Games untuk B2C, dan Support Clerics.

14. Moses Lo

Moses Lo adalah founder sekaligus CEO dari startup Xendit yang merupakan layanan mobile payment peer to peer dengan fokus layanan bisnisnya di kawasan Asean. Di Forbes, Moses Lo disebut sebagai orang Indonesia, padahal sebenarnya kewarganegaraannya adalah Australia, cuma ibunya yang berasal dari Indonesia. Moses sukses membuat sebuah aplikasi digital yang bisa melayani transfer uang hingga menyimpan uang yang dinamakan Xendit. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android maupun iOS.

15. Muhammad Alfatih Timur

Forbes memilih Muhammad Alfatih Timur biasa disapa Timmy sebagai kandidat yang berbakat dalam social entreprise. Berawal dari pembelajaran di Rumah Perubahan milik Rhenald Kasali dan pengalaman hidup di pulau Buru, ia kemudian merintis kegiatan sosial melalui starup KitaBisa. Sejak tahun 2013, Timmy telah menangani berbagai proyek sosial yang diusulkan masyarakat. Setelah memeriksa kelayakannya, ia mengangkatnya ke ‘kitabisa.co.id’, lalu masyarakat mengumpulkan uang dengan besaran yang beragam, mulai dari 10.000 hingga 3 juta rupiah. Uang yang terkumpul kemudian digunakan untuk pembiayaan proyek yang diusulkan masyarakat tersebut dengan pengelolaan dan pengawasan oleh pihak lembaga “Kita Bisa”.

16. Peggy Hartanto

Peggy Hartanto merupakan seorang desainer asal Surabaya dengan prestasi yang diakui internasional. Wanita lulusan Raffles College of Design and Commerce di Sydney ini memang mengawali karirnya dengan bekerja pada desainer Australia, Collette Dinnigan. Hasil karyanya banyak dikagumi pengamat mode, sehingga pantaslah ia terpilih sebagai sosok muda berbakat versi Forbes. Sejak duduk di bangku SMA, Peggy Hartanto membulatkan tekad untuk menjadi seorang perancang busana. Pernah tampil di Pekan Fesyen Australia, kini, busana karyanya telah dikenakan sejumlah selebriti mancanegara. Gerai pakaian dengan label namanya-pun menjadi ambisinya ke depan.

17. Abraham Viktor

Taralite merupakan startup yang bergerak di bidang finansial, terutama sebagai penyedia pinjaman online. Dalam layanan ini, para pengguna bisa meminjam uang untuk memenuhi beragam keperluan, misalnya untuk biaya pengobatan di rumah sakit, bayar biaya pendidikan, pesta pernikahan, persalinan, renovasi rumah, kredit usaha, hingga pendanaan umrah. Start up ini didirikan oleh Abraham Viktor pada Agustus 2015 dan hingga kini mereka mengklaim telah berhasil menjaring lebih dari 300 pengajuan pinjaman setiap bulannya. Dan ini menjadi sebuah potensi luar biasa yang dilihat Forbes.

18. Benny Fajarai

Nah, jika anda ingin menjual produk kerajinan tangan secara online, maka market place Indonesia yang bagus ada di Qlapa. Sang pendiri startup ini adalah Benny Fajarai yang membangunnya pada April 2015 lalu. Benny Fajarai (25), pendiri kreavi.com dan co founder sekaligus CEO situs qlapa.com merupakan pemuda asal Pontianak. Aplikasi Qlapa yang dibuatnya dapat menjadi penghubung antara pembeli dan penjual secara langsung. Jika customer suka tinggal membayar dan penjual yang memproses pengiriman barang, jika barang telah dikirim pihak Qlapa akan langsung mengirim uang ke penjual. Sesuai dengan namanya, produk yang dibidik adalah kerajinan dan olahan kelapa.

19. Helga Angelina Tjahjadi

Bermula ingin hidup sehat akibat penyakit yang disandangnya, Helga Angelina sukses membangun bisnis makanan sehat dengan merek Burgreens. Layanan pesan antar dan menu resep yang lezat, menyebabkan produknya digemari banyak orang. Di usia 15 tahun, ia mengalami infeksi ginjal dan masalah liver, yang ia percaya akibat efek samping obat kimia yang ia konsumsi terus-menerus. Helga pun mulai mencari penyembuhan alternatif, dan di situlah ia mulai mengenal pola makan food combining yang mengarah ke vegetarian, akupuntur dan self healing. Hal itulah yang ia lanjutkan dalam dunia bisnis yang kini sukses.

20. Hamzah Izzulhaq

Jika anda ingin membangun sebuah kerajaan bisnis, maka konsep waralaba bisa menjadi cara terbaik, seperti yang dilakukan pemuda bernama Hamzah Izzulhaq. Anak muda ini sudah sukses menjadi entrepreneur, Hamzah yang memiliki usaha franchise program bimbingan belajar ini sudah mempunyai 3 lisensi cabang dengan jumlah peserta rata-rata 200 orang tiap semesternya. Hamzah yang masih menginjak umur 22 tahun ini dapat memperoleh omzet sekitar Rp 360 juta per semester. Selain itu juga, Hamzah telah resmi menjadi Direktur Utama CV Hanamasa Indonesia sejak 2011.

Nah, demikianlah sederet pemuda – pemudi Indonesia yang mampu menggapai kesuskesan dalam karir dan bisnisnya meskipun di usia muda dan minim pengalaman. Usia memang bukan menjadi penghalang besar untuk bisa maju dan menjadi yang terdepan. Selama ada kemauan kuat, disana akan muncul banyak jalan. Semoga deretan kisah sukses di atas bisa memberi inspirasi dan motivasi kehidupan anda. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Eksotisme Gadis Pulau Dewata

Eksotisme Gadis Pulau Dewata - Pulau Dewata Bali merupakan sebuah pulau Indonesia yang terkenal sangat indah. Mulai dari pemandangan, pantai, hingga berbagai budayanya. Tidak sedikit turis yang sangat tertarik untuk berwisata ke pulau Bali yang terkadang tak diketahui sebagai bagian dari negara Indonesia ini. Para turis pada umumnya berlibur ke pantai, akan tetapi yang membuat mereka betah ada faktor lain yaitu keeksotisan gadis Bali.

Sejak dahulu gadis Bali dikenal sebagai wanita Indonesia yang kuat dan tangguh. Wanita Bali juga ikut serta dalam mencari nafkah keluarga, rajin melaksanakan kegiatan religi,  dan mengurus masalah rumah tangga.
beberapa ciri lain penanda eksotisme gadis Pulau Dewata? Berikut sedikit contekannya.

1. Subeng 

Eksotisme Gadis Pulau Dewata

Subeng ialah hiasan telinga yang terbuat dari daun lontar. Subeng bisa dikatakan sebagai anting-antingnya gadis Bali tempo dulu.  Seiring perkembangan zaman, wanita Bali sekarang sudah tidak ada lagi yang memakai subeng terbuat dari daun lontar. Subeng kini terbuat dari emas, perak atau berbahan plastik. Subeng merupakan ciri unik sebagai sosok gadis Bali dan dipakai saat memakai pakaian adat dalam acara pernikahan, mapendas (potong gigi), ibadah ke pura, dan acara keagamaan lainnya.

2. Hiasan Bunga Kamboja atau Cempaka 

Eksotisme Gadis Pulau Dewata

Selain digunakan untuk sarana upacara keagamaan, bagi gadis Bali bunga kamboja merupakan lambang kesucian sementara bunga cempaka merupakan lambang ketulusan. Mahkota rambut gadis Bali biasanya dihiasi oleh bunga kamboja sebagai aksesoris mempercantik diri. Menghias rambut dengan  bunga-bunga tersebut biasanya dilakukan gadis Bali menggunakan pakaian adat menuju ke pura atau merajan. Kebiasaan ini sejak dahulu terkenal sebagai perlambang eksotisme gadis Pulau Dewata.

3. Kain Anteng 

Kain Anteng merupakan lembaran kain tradisional yang dipakai melilit bagian dada para gadis Bali. Tradisi menggunakan kain anteng masih sering digunakan terutama ketika seorang gadis Bali menggunakan pakaian adat agung (mewah). Pakaian adat agung Bali ini biasanya digunakan saat prosesi medeeng (kegiatan upacara ngaben) atau resepsi pernikahan. Kini gadis Bali mengikuti suatu prosesi adat dan keagamaan biasanya menggunakan baju kebaya dengan berbagai motif dan model.

4. Religius

Benak Hawanian pasti akan tertuju pada pantai dan pura jika membicarakan Pulau Bali. Dua hal tersebut menjadi salah satu faktor penarik berbagai wisatawan mengunjungi Pulau Dewata ini. Masyarakat Bali dikenal sangat religius dan sering melaksanakan upacara keagamaan, bahkan pulau indah tersebut memiliki sebutan ‘Pulau Seribu Pura’. Gadis Bali tidak terlepas di dalam berbagai upacara keagamaan tersebut, mereka akan patuh berduyun-duyun melaksanakan ibadah agama Hindu sesuai dengan aturannya.

5. Kreativitas

Gadis Bali juga dikenal sangat kreatif dan mempunyai bakat seni sangat tinggi. Mereka mampu menghasilkan berbagai produk hasil kerajinan tangan sangat unik dan khas Pulau Dewata Bali. Hasil kerajinan tangan tersebut begitu memikat dunia internasional, padahal dalam pembuatannya hanya menggunakan alat tradisional saja. Kerajinan tangan Bali biasanya meliputi barang furnitur khas Bali, perhiasan khas Bali, dan tenun ikat khas Bali. Kreativitas ini pada umumnya telah diwariskan turun menurun oleh nenek moyang dan orang tua mereka.

Kelima daya tarik tersebut menjadikan eksotisme gadis Pulau Dewata semakin khas dan memikat. Eksotisme tersebut bisa jadi alasan utama para wisatawan domestik atau asing untuk kembali lagi.

Sejarah Para Pemimpin Cantik Nusantara

Sejarah Para Pemimpin Cantik Nusantara - Hallo... Siapa bilang wanita Indonesia cantik tidak bisa menguasai negeri? Dahulu kala, terutama pada masa kerajaan, tanah air tercinta kita Indonesia pernah memiliki penguasa-penguasa cantik. Raja yang berkuasa kali itu diemban oleh seorang wanita cantik. Wanita Indonesia dengan paras yang cantik dan kemampuan luar biasa untuk bisa berada di atas tahta pemerintahan membuktikan bahwa wanita Indonesia juga punya potensi sama dengan pria. Yuk kenalan dengan Sejarah 4 Pemimpin Cantik Nusantara.

1. Gayatri Rajapatni

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id/2017/08/sejarah-para-pemimpin-cantik-nusantara.html
Sejarah Para Pemimpin Cantik Nusantara 

Gayatri Rajapatni, Kerajaan Majapahit sebagai salah satu kerajaan yang besar di pulau Jawa memiliki sosok wanita cantik dibalik kejayaannya. Nama Gayatri Rajapatni tidak begitu dikenal dibandingkan dengan penguasa Majapahit lainnya, ketika justru mantan Duta Besar Kanada di Indonesia mengungkap peran Gayatri Rajapatni. Beliau sosok wanita Indonesia  hebat istri ke-4 Raden Wijaya, dikenal memiliki kebijaksanaan dan akal budi yang terasah. Gayatri Rajapatni lebih memilih menjadi bhiksu dan menjadikan putrinya Tribuwana untuk naik tahta. Beliau berperan sebagai penasihat spiritual raja-raja Majapahit hingga akhir masa hidupnya.

2. Tribuwana Wijayatunggadewi

Sejarah Para Pemimpin Cantik Nusantara 

Tribuwana Wijayatunggadewi, Mewarisi kebijaksanaan sang ibu, Tribuwana Wijayatunggadewi tumbuh menjadi pemimpin handal pada Kerajaan Majapahit. Kerajaan tersebut terancam dengan adanya perang saudara memperebutkan kekuasaan. Akan tetapi dengan kepiawaiannya memimpin dan memilih pengikut setia Majapahit tetap utuh saat Tribuwana Wijayatunggadewi bertahta. Beliau juga yang mengangkat Gajah Mada sebagi penasihat utama kerajaan hingga dapat menaklukan seluruh Nusantara di bawah kepemimpinan Majapahit. Disebabkan hal ini pula Tribuwana Wijayatunggadewi dikenal dengan julukan Ratu Penguasa Lautan.


3. Ratu Shima

Sejarah Para Pemimpin Cantik Nusantara 

Ratu Shima, Kerajaan Ho-Ling atau yang dikenal dengan Kerajaan Kalingga dulu merupakan salah satu kerajaan berbasis di Jawa Tengah. Salah satu pemimpin wanita Indonesia cantik yang cukup dihormati masyarakatnya adalah Ratu Shima. Cerita paling terkenal mengenai Ratu Shima ialah mengenai ketegasannya dalam hukum, siapapun harus dihukum jika diketahui bersalah tanpa pandang bulu. Seorang raja asing menguji ketegasannya itu dengan menaruh kantung berisi emas di tengah kota, tetapi malah sang putra mahkota yang menyentuh kantung itu dengan kakinya. Ratu Shima menjatuhkan hukuman mati untuk putra kandungnya sendiri, namun berkat bujukan para pejabat akhirnya pangeran dihukum dengan dipotong kakinya.

Di era modern ini, pemimpin lain berlomba-lomba melakukan praktik nepotisme tanpa malu. Hukum juga sangat sulit ditegakkan dengan adanya orang yang mudah disuap dengan uang. Sangatlah teladan untuk memiliki ketegasan seperti Ratu Shima.

4. Ratu Suhita


Ratu Ayu Kencana Wungu atau dikenal dengan Ratu Suhita mewarisi tahta Majapahit sebagai penguasa ke-7 tahun 1427-1447. Di umur yang masih muda 20 tahun, Ratu Suhita (Ratu Ayu Kencana Wungu) dapat memimpin Kerajaan Majapahit seperti pendahulunya, Tribuwana Wijayatunggadewi. Pada saat beliau memerintah bersama Suaminya Bhra Hyang Parameswara, kecakapannya membawa Kerajaan Majapahit semakin berjaya.

Di tangan para pemimpin wanita cantik inilah, kejayaan kerajaan masing-masing dapat kita kenal sampai saat ini. Tidak hanya paras cantik, namun juga hati yang cantik melahirkan sifat-sifat baik pada seorang wanita.

Beberapa Wanita Pahlawan Lingkungan Hidup Indonesia

Beberapa Wanita Pahlawan Lingkungan Hidup Indonesia - Bersyukurlah kita ternyata masih ada penyelamat lingkungan di Indonesia yang ikhlas mengabdi dan tidak hanya mencari keuntungan semata. Terlebih lagi beberapa di antaranya adalah para wanita Indonesia, yang membuktikan wanita Indonesia juga mampu berjasa bagi masyarakat melalui pengabdian terhadap lingkungan hidup.

Beberapa nama berikut merupakan wanita pahlawan lingkungan hidup Indonesia yang diambil dari mereka yang menerima penghargaan Kalpataru tingkat nasional di bidang lingkungan hidup. Penghargaan Kalpataru diberikan setiap tahun oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada perorangan atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan inisiatifnya dan telah berjuang demi pelestarian lingkungan hidup. Berikut Beberapa Wanita Pahlawan Lingkungan Hidup Indonesia.

1. Wayan Sutiari Mastoer

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id/2017/08/beberapa-wanita-pahlawan-lingkungan.html
Pahlawan Lingkungan Hidup

Wayan Sutiari Mastoer, wanita Indonesia ini berjasa dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan cara mengumpulkan sisa-sisa tumbuhan dan sampah anorganik untuk didaur ulang menjadi hiasan seperti bunga kering, hiasan dinding, bros, giwang dan sebagainya. Wayan Sutiari Mastoer merupakan warga Surabaya, Jawa Timur yang juga bendahara POPRI (Perkumpulan Olahraga Pernapasan Indonesia). Hasil karyanya diminati oleh banyak kalangan sampai Pulau Bali bahkan mancanegara. Wayan Sutiari Mastoer merupakan wanita Indonesia penerima Kalpataru kategori Perintis Lingkungan 2006.

2. Theresia Mia Tobi

http://motivasiwanitamasakini.blogspot.co.id
Pahlawan Lingkungan Hidup

Theresia Mia Tobi, wanita Indonesia yang tinggal di RT 13 RW 06, Dusun Bawalatang, Desa Nawokote, Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur ini tanpa kenal lelah melakukan pemberdayaan masyarakat melalui penanaman pohon dengan semboyan khasnya “bila satu pohon ditebang, akan diganti dengan penanaman seribu pohon”. Semboyan tersebut sukses diukur dari keikutsertaan seluruh warga Desa Nawakote kemudian melakukan pembibitan, penangkaran, hingga penanaman gaharu di pekarangan rumah maupun areal hutan. Atas usahanya Theresia Mia Tobi menerima Kalpataru kategori Perintis Lingkungan 2008.

3. Kholifah

Pahlawan Lingkungan Hidup

Kholifah, wanita Indonesia ini merupakan penerima Kalpataru kategori Perintis Lingkungan tahun 2010. Kholifah berasal dari desa Kedungringin, Beji, Pasuruan, Jawa Timur telah dikenal dengan usahanya yang gigih dalam melestarikan lingkungan. Sejak tahun 1999 Kholifah merintis pembuatan trichogramma atau pupuk organik cair, pupuk organik padat, pengembangan jenis jamur, dan pengembangan tanaman hias  hanya dengan dengan peralatan sederhana. Program ini dilaksanakan untuk membantu meningkatkan produksi petani, dan ternyata berhasil menurunkan penggunaan pupuk buatan maupun pestisida kimia.

4. Dra. Endang Sulistyowati

Dra. Endang Sulistyowati, wanita Indonesia ini sehari-hari berprofesi sebagai guru biologi dan pendidikan lingkungan hidup di SMAN 2 Kota Probolinggo, Jawa Timur. Dra. Endang Sulistyowati aktif dalam berbagai organisasi masyarakat, selain itu Dra. Endang Sulistyowati  juga aktif mengajak penduduk setempat menanam 23.000  pohon bakau di lahan  seluas 5 ha yang terletak di pesisir utara Kota Probolinggo. Dra. Endang Sulistyowati juga sosok penggagas penanaman pohon SAJISAPO (Satu Jiwa Satu Pohon) di lingkungan sekolahnya. Berbagai pengabdiannya sukses megantarkannya sebagai penerima Kalpataru Kategori Pembina Lingkungan tahun 2010.

5. Dian Rossana Anggraini

Dian Rossana Anggraini, Dengan menanam kita mendapatkan mata air, dengan tidak menanam kita mendapatkan air mata. Konsep tersebut dipegang oleh Dian Rossana Anggraini, Ketua Bangka Flora Society (BFS) yang mengantarkan Dian Rossana Anggraini ini menjadi peraih pertama penerima penghargaan bergengsi Kalpataru tahun 2015. Nama kelima dari jejeran wanita pahlawan lingkungan hidup Indonesia ini aktif dalam mengajak masyarakat sekitar tempat tinggalnya untuk menanam pohon dan menjaga kehijauan lingkungan.

Sesungguhnya tidak sulit untuk menjadi wanita pahlawan lingkungan hidup Indonesia. Dibutuhkan keteguhan untuk selalu menjadikan lingkungan kita bersih dan sehat. Sebab bukan hanya untuk diri sendiri, namun untuk keberlangsungan makhluk hidup lainnya dan juga anak cucu kita semua.