Kamis, 14 September 2017

Pedoman Perawatan Luka Jahitan Setelah Melahirkan

Pedoman Perawatan Luka Jahitan Setelah Melahirkan
Pedoman Perawatan Luka Jahitan Setelah Melahirkan - Meskipun vagina dan perineum (daerah antara vagina dan anus) elastis, bayi Anda mungkin memerlukan lebih banyak ruang selama persalinan. Jika perineum diregangkan sampai patah, Anda akan membutuhkan jahitan. Dan setelah melahirkan, selain disibukkan dengan perawatan bayi, sebaiknya juga berhati-hati merawat jahitan vagina agar cepat sembuh dan tidak terkena infeksi.

Apakah vagina  pasti sobek saat melahirkan?

Sekitar 9 dari 10 ibu memiliki air mata di vagina mereka sampai kapan. Ini mungkin terdengar mengkhawatirkan, tapi biasanya air mata yang terjadi tidak serius. Bidan atau dokter akan memeriksa dengan seksama untuk melihat apakah ada air mata setelah melahirkan. Meskipun sekitar 60% -70% kasus memerlukan jahitan, namun ruptur air mata ke-3 atau ke-4 jarang terjadi.

Anda juga memerlukan jahitan jika episiotomi dilakukan pada perineum untuk membantu bayi Anda dilahirkan. Sekitar 1 dari 7 wanita menerima episiotomi selama persalinan.

Anda memerlukan episiotomi jika bayi Anda membutuhkan pertolongan dari peralatan, seperti forceps atau ventouse, atau bayi perlu segera lahir. Meskipun episiotomi biasanya sembuh dalam 2 minggu setelah melahirkan, diperlukan waktu hingga 6 bulan agar area tersebut pulih sepenuhnya. Terkadang, episiotomi bisa merobek setelah sayatan dibuat.

Selain memiliki air mata atau kebutuhan untuk sayatan, Anda mungkin juga mengalami beberapa memar. Memar yang besar dan bengkak disebut memar. Memar kecil biasanya hilang tanpa pengobatan, tapi terkadang cairan itu perlu diangkat.

Memar dan memar biasanya disebabkan oleh tekanan kepala bayi saat melewati bukaan vagina. Jika bayi Anda membutuhkan pertolongan saat persalinan, beberapa peralatan juga bisa menyebabkan memar.

Robek seperti apa yang membutuhkan jahitan?

Bidan atau dokter akan melihat betapa buruknya air mata Anda. Ada 4 tahap air mata:

  1. Tahap pertama: air mata kecil yang akan sembuh tanpa jahitan.
  2. Tahap kedua: air mata lebih dalam yang merobek otot dan kulit, biasanya membutuhkan jahitan. Anda juga bisa memilih pulih secara alami tanpa jahitan, tapi proses penyembuhannya akan bertahan lebih lama.
  3. Tahap ketiga: air mata yang dalam dan parah, mempengaruhi kulit dan otot perineum, dan mencapai otot di sekitar anus (sfingter anal). Kamu selalu butuh jahitan
  4. Tahap keempat: air mata dalam dan parah yang melebihi otot anus dan bisa mencapai usus, dan selalu membutuhkan jahitan.

Terkadang robekan juga bisa terjadi di dekat vulva. Bisa disembuhkan sendiri atau dijahit.

Apa yang menyebabkan Robekan saat persalinan?

Hanya sekitar 1 dari 100 wanita dengan pengalaman kerja normal mengalami robekan ketiga atau keempat. Sulit untuk memprediksi apakah Anda akan mengalami air mata, tapi Anda akan cenderung mengalami air mata yang parah jika:

  • Inilah kelahiran bayi pertamamu
  • Letakkan kembali bayi Anda
  • Berat bayi Anda lebih dari 4 kg
  • Bayi Anda lahir dengan bantuan forsep
  • Tidak jelas apa penggunaan epidural yang akan membuat air mata atau tidak. Hal lain yang terjadi saat persalinan juga bisa mempengaruhi munculnya air mata.

Bagaimana proses menjahit luka vagina?

Dalam kasus air mata, Anda akan diberi obat bius di ruang persalinan, dan bidan atau dokter akan menjahit air mata dengan hati-hati.

Banyak unit kelahiran merekomendasikan agar jahitan dilakukan secara langsung, segera setelah bayi keluar. Hal ini bisa mengurangi rasa sakit yang akan terjadi sejak saat itu. Jahitannya akan bubar dengan sendirinya dan tidak perlu dilepas lagi.

Jika Anda memiliki air mata yang serius, Anda akan dibawa ke ruang operasi untuk seorang dokter kandungan untuk menjahit. Anestesi akan diberikan untuk mencegah rasa sakit. Anestesi biasanya diberikan secara lokal, melalui tulang belakang atau epidural, yang akan membuat daerah mati rasa. Namun, anestetik total kadang-kadang diperlukan.

Tabung tipis (kateter) akan dimasukkan ke dalam kandung kemih untuk mengumpulkan urine. Ini akan mempercepat penyembuhan perineum Anda. Infus bisa diberikan ke lengan cairan. Analgesik bisa menghilangkan rasa sakit setelah efek anestesi hilang. Anda akan membutuhkan banyak istirahat 24 jam setelah menjahit, tapi disarankan untuk tidak duduk lama.

Jangan lupa baca juga : Sunat dewasa pekanbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar